Kimia: ikatan dan unsur

Pengertian ikatan dan unsur?

∆ Ikatan kimia adalah, gaya-gaya yang mengikat  atom atom dalam molekul atau gabungan ion ion.
•jari-jari atom                             •ikatan
•sudut ikatan                              •struktur
•elektron valensi atom/ion      •reaksi
                                                     •sifat fisik

Muatanlektrostatik antara ikatan kation(ion positif) dan ikatan anion(ion negatif) contoh nya NaCl adalah ikatan ion mengapa demikian?karena  muatan senyawa harus 0, muatan listrik kation dan anion harus sama.
Kation=elektron
Anion 
∆jari jari dalam atom menurut faktor geometri kekuatan menarik elektron atom atau ion menentukan ikatan, struktur,dan reaksi zat elementer dan senyawa.Besar kecilnya atom ditentukan oleh kulitnya.

-jari-jari atom secara eksperimen separuh jarak antar inti atom.
-jari-jari kovalen secara eksperimen separuh jarak atom logam dan antara dia atom yang sama terikat secara bersamaan.
-jari-jari ionik berkaitan dengan jarak antara 2 inti yang berhubungan oleh ikatan elektrostatik kation dan anion.



Entalpi kisi
Siklus Born-Haber adalah suatu pendekatan yang digunakn untuk menganalisi energi reaksi.
Untuk memutuskan ion-ion bebas dari kisi membutuhkan energi yang besar.Nilai dari energi kisi bergantung pada kekuatan ikatan ion. Kekuatan ion berkaitan erat dengan ukuran dan muatan ion.

Tetapan Madelung
Interaksi elektrostatik antara ion-ion yang bersentuhan merupakan
yang terkuat dan tetapan Madelung juga akan meningkat dengan

semakin besarnya bilangan koordinasi.
Stktur ikatan logam,ikatan antar teras atom (Orbital atom yang terisi penuh elektro bersama sama inti atom yang dikelilingi oleh elektron elekton bebas).

•dalam HCP dan CCP terdapat lubang diantara bola-bola yang terdapat lubang Ob (oktahedral) dikelilingi 6 bola atau lubang Tb (tetahedral) dikelilingi 4 bola. Dalam padatanionik, bila anion dalam susunan HCP atau CCP, Kation masuk melalui lubang-lubang ini.

Aturan jari jari
Anion membentuk koordinasi
polihedra disekeliling kation. Jari￾jari rX adalah separuh sisa polihedraldan jarak kation di pusat polihedral ke sudut polihedral merupakan jumlah jari￾jari kation dan anion rX+ rM
Jarak dari pusat ke sudut
polihedral :

√3rX , √2rX, ½ √6rX

Muatan inti efektif
Persaman :
Zeff= Z - σ
Muatan inti efektif bervariasi
mengikuti variasi orbital dan jarak

dari inti

Energi ionisasi
Energi Ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan untuk mengeluarkan elektron dari atom dalam fase gas (g).
A(g) A+
(g) + e (g)

Afinitas elektron
Afinitas Elektron merupakan negatif entalpi penangkapan
elektron oleh atom dalam fasa gas.
Afinitas dapat dianggap sebagai entalpi ionisai anion. 
A ( = -ΔHeg)

Ke-elektronegatifan
-Pauling:
Ke-elektronegatifan Ҳ
merupakan perbedaan ke￾elektronegatifan atom A dan B 
sebanding dengan akar kuadrat
ion.
-Alrerd:
Hasilnya  unsur-unsur dengan
jari-jari kovalen yang kecil dan
muatan inti efektif yang besar
memiliki ke-elektronegatifan
yang besar
-Miliken:

Energi Ionisasi  energi eksitasi dari

HOMO dan afinitas elektron adalah

energi penambahan elektron ke LUMO. 

Sehingga ke-elektronegatifan adalah

rata-arat energi HOMO dan LUMO

Orbital Elektron

Suatu gelombang fungsi mempunyai daerah beramplitudo positif
dan negatif yang disebut cuping (lobes)
Syarat pembentukan orbital :
1) Cuping orbital atom penyusunannya cocok untuk tumpang
tindih
2) Tanda positif atau negatif cuping yang bertumpang tindih
sama

3) Tingkat energi orbital-orbital atomnya dekat.


Pengertian Keelektronegatifan Unsur Kimia, Cara Menentukan, Satu Golongan, Periode - Keelektronegatifan adalah suatu bilangan yang menyatakan kecenderungan suatu unsur menarik elektron dalam suatu molekul senyawa.

a. Dalam satu golongan dari atas ke bawah keelektronegatifan semakin berkurang.
b. Dalam satu periode dari kiri ke kanan keelektronegatifan semakin bertambah.

Penjelasan:

a. Tidak ada sifat tertentu yang dapat diukur untuk menetukan/membandingkan keelektronegatifan unsur-unsur.
b. Energi ionisasi dan afinitas elektron berkaitan dengan besarnya daya tarik elektron. Semakin besar daya tarik elektron semakin besar energi ionisasi, juga semakin besar (semakin negatif) afinitas elektron.

Jadi, suatu unsur (misalnya fluor) yang mempunyai energi ionisasi dan afinitas elektron yang besar akan mempunyai keelektronegatifan yang besar.

Konsep keelektronegatifan ini pertama kali diajukan oleh Linus Pauling (1901 – 1994) pada tahun 1932.


Semakin besar keelektronegatifan, unsur cenderung makin mudah membentuk ion negatif. Semakin kecil keelektronegatifan, unsur cenderung makin sulit membentuk ion negatif, dan cenderung semakin mudah membentuk ion positif.Akan tetapi perlu diingat bahwa golongan VIIIA tidak mempunyai keelektronegatifan. Hal ini karena sudah memiliki 8 elektron di kulit terluar. Jadi keelektronegatifan terbesar berada pada golongan VIIA. [1]

Tabel 1. Skala Elektronegativitas Unsur-Unsur dalam Tabel Periodik Unsur








Komentar

Posting Komentar